selamat malam pembaca, baik yang baca atau cuma liat-liat.
ngomong-ngomong soal jatuh cinta, kalian semua wahai makhluk Tuhan yang paling sempurna pasti pernah ngerasain jatuh cinta. ya...meskipun kadang kalian enggan buat ngungkapin.
jatuh cinta menurut gue susah buat diungkapin dengan kata-kata. semuanya jadi enak dilihat, makanan jadi enak semua, omelan mama pun bisa terdengar jadi nyanyian merdu saat jatuh cinta. jatuh cinta itu indah. asli indah. lo bisa terbang, berenang, berlari, terengah-engah, bahkan mabuk di saat yang bersamaan, di dalem pikiran lo yang udah ke mana-mana mengimajinasikan sosok indah, yang lo ajak terbang ke langit ketujuh, berenang melintasi selat Madura, berlari mengejar kopaja, terengah-engah karena jantung lo beraktivitas tidak wajar pas lo ketemu doi, dan mabuk karena parfum lo sendiri. lo salah beli parfum.
semua kalimat negasi bisa jadi kalimat positif pas lo lagi jatuh cinta. bukan tidak mungkin lo bela-belain nyamperin doi yang rumahnya lintas benua sekalipun. lo anter-jemput dia setiap hari, atau ngelakuin apapun itu asal lo bisa ketemu dia. iya kan? ngaku!
jatuh cinta juga bisa jadi salah satu alasan lo ketiduran di kelas, lo lupa ngerjain PR, atau ulangan lo dapet jelek. waktu berjalan sangat cepat pas lo on call sama doi. tau-tau udah subuh aja, PR keteteran ke mana-mana, lo panik, lo bunuh diri, lo mati. jadi kalo ada guru yang nanya kenapa lo ketiduran, atau ga ngerjain PR, jawab aja "saya lagi jatuh cinta, Bu. Ibu cantik deh, tapi dia lebih cantik." si Ibu guru pasti akan terenyuh dan langsung meng-kameha-meha-in elo. itu cinta, tapi jangan ditiru.
kadang orang yang terlalu jatuh cinta bisa juga jadi alay. hati mereka menjadi liar, perasaan rindu yang menggebu-gebu, menjadi pendorong kuat untuk lo ngetweet sebanyak apapun itu yang penting doi tau kalo lo suka sama dia trus kalian jadian. sweet. ga segampang itu. cinta bukan sekedar tweet belaka, dan rindu bukanlah spamming di timeline orang. haha gue emang paling sensitif sama jenis alay-galau yang satu ini.
balik ke jatuh cinta. gue pernah jatuh cinta. indah emang rasanya. tapi setelah satu per satu hal yang disebut 'kenyataan' nimbrung di sana, semuanya berputar 180 derajat. kenyataan yang gue tau berbanding terbalik sama apa yang ada di otak gue selama gue jatuh cinta. setelah dijalani apa itu cinta, gue pelan-pelan ngerti kenapa ada orang bilang "cinta kadang tak harus memiliki." gue pernah dulu suka dan yah bisa dibilang mulai jatuh cinta sama si A, dan kenyataannya dia sudah berpacar. gue mundur. jatuh cinta sama si A juga bikin gue hampir terjerumus dalam club alay-galau. setiap saat yang gue pikirin cuma dia. waktu nyetir keinget dia, waktu cuci piring keinget dia, sampai pas gue ketemu dia lagi sama pacarnya, gue showeran. jatuh cinta sama si A bener-bener menguras energi gue khususnya dalam hal berpikir. rugi banget lah setelah dipikir-pikir si A ini juga ga nganggep gue. kasian ya gue pada saat itu..
kisah lama berganti kisah yang baru. gue sekarang juga lagi deeply in love with someone haha. lo ga perlu tau juga apa yang gue rasa kali ini. lo pasti juga bisa ngerti gimana sih rasanya. apa kisah lo udah berganti ke yang baru juga? atau lo masih jatuh cinta pada orang yang sama?
pesan moral kali ini bawasanya jatuh cinta adalah hal yang manusiawi. lo ga perlu galau karena fase jatuh cinta ini harusnya dinikmati, dijalani. ajak otak lo buat kerjasama bareng hati lo. kadang lo terlalu mendengar kata hati lo dan mengabaikan teriakan otak lo. gaada yang ngelarang jatuh cinta. jatuh cinta adalah Hak Asasi Manusia yang belum disahkan oleh Undang-Undang. lo juga harus kerja sama sama telinga lo. buka telinga lo untuk pendapat, masukan, nasihat dari orang-orang di sekitar lo. kadang cinta yang terlalu indah juga bisa bikin silau, dan saking silaunya lo jadi buta.
saran dari gue sih, lo jaga-jaga aja. siapa tau dia juga cinta sama lo. selamat berjatuh-jatuhan dalam cinta! ♥